jpnn.com - Keluarga menduga pembunuhan Juwita (23), jurnalis di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) dilakukan secara terencana.
Pihak keluarga juga mengapresiasi penyidik Detasemen Polisi Militer Pangkalan TNI Angkatan Laut (Denpomal) Banjarmasin yang bekerja keras mengusut kasus dengan tersangka oknum TNI AL berinisial Kelasi Satu J.
"Penyidik sudah memanggil pihak keluarga korban sebanyak dua kali untuk melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) guna mendalami kasus," kata Kuasa Hukum dari pihak keluarga, Muhamad Pazri, setelah memenuhi panggilan penyidik di Denpomal Banjarmasin, Rabu (2/4/2025).
Denpomal Banjarmasin telah menahan pelaku sejak Jumat (28/3) malam setelah Denpomal Balikpapan resmi menyerahkan terduga pelaku, karena J sebelumnya adalah anggota yang berdinas di Lanal Balikpapan.
"Sejak awal penyidik telah bekerja keras, mulai dari Balikpapan sampai di Banjarmasin. Semua bekerja keras agar kasus ini terang dan segera terungkap," ujarnya.
Menurut Pazri, penyidik juga berhasil mengungkap fakta bahwa terduga pelaku pembunuhan menyewa mobil pada hari kejadian sebelum pelaku menghabisi nyawa korban.
Konon barang bukti mobil itu ditemukan berpindah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel beberapa waktu lalu.
Penyidik juga mengungkap terduga pelaku menggunakan identitas KTP asli saat menyewa mobil di kawasan Jalan Golf Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.