jpnn.com - BEKASI - Seorang korban selamat dari kecelakaan KRL-KA Argo Bromo Anggrek di emplasemen Stasiun Bekasi Timur, Sausan Sarifah berbagi cerita momen-momen mengerikan pada Senin (27/4) malam itu.
KA Argo Bromo Anggrek Gambir-Surabaya Pasar Turi menabrak gerbong belakang KRL Kampung Badan-Cikarang.
Sausan, 29 tahun, merupakan penumpang KRL.
"Saya pikir saya akan mati," kata Sausan kepada AFP dari tempat tidurnya di RSUD Bekasi.
Sausan mengalami patah lengan dan luka dalam di salah satu pahanya.
Dia menuturkan bahwa malam itu sedang dalam perjalanan pulang dari kerja.
"Semuanya terjadi begitu cepat, dalam sekejap," kata Sausan.
"Ada dua pengumuman dari kereta komuter. Semua orang siap turun, dan kemudian tiba-tiba terdengar suara lokomotif, sangat keras," ujarnya.















.jpeg)





































