bali.jpnn.com, SURABAYA - Nasib kurang beruntung dialami Persebaya saat menjamu Madura United pada derbi Jawa Timur di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (17/4) malam.
Alih-alih mengamankan poin, Skuad Bajol Ijo justru takluk 1-2 dari Laskar Sape Kerrab.
Madura United unggul cepat melalui gol cepat yang dicetak sang kapten, Lulinha menit ke-12 dan Riquelma Sousa menit ke-64.
Persebaya hanya mampu membalas satu gol yang dicetak Riyan Ardiansyah menit ke-82.
Ini menjadi kekalahan kedua secara beruntun bagi skuad Persebaya di kompetisi Super League 2025-2026.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan hasil akhir pertandingan tidak mencerminkan jalannya laga.
Menurut Bernardo Tavares, Persebaya memiliki lebih banyak peluang dibandingkan Madura United, tetapi lawan bermain lebih efektif memanfaatkan peluang menjadi gol.
“Terkadang sepak bola seperti itu (tidak adil), mereka punya dua tembakan dan mencetak dua gol,” ujar Bernardo Tavares dilansir dari Antara.


















































