bali.jpnn.com, JEMBRANA - Keputusan pemerintah melalui Pertamina menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) tanpa sosialisasi kepada konsumen menjadi perhatian kepolisian di daerah, tak terkecuali di Bali.
Jajaran Polres Jembrana, Bali, memantau keberadaan sejumlah SPBU untuk memastikan stok BBM aman setelah ada perubahan harga.
Langkah ini dilakukan untuk menjamin distribusi tetap lancar dan mencegah adanya praktik nakal di lapangan.
Kapolsek Melaya Kompol I Ketut Sukadana, menyatakan bahwa patroli intensif dikerahkan ke titik-titik vital di wilayah hukumnya tak lama setelah pengumuman kenaikan harga tersebut.
"Kami melakukan pengawasan ketat untuk memastikan stok tetap aman dan situasi di lapangan tetap kondusif pasca-perubahan harga," ujar Kompol Sukadana dilansir dari Antara.
Berdasarkan hasil inspeksi di tiga SPBU besar di wilayah Melaya, Jembrana, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa operasional berjalan normal.
Selain stok yang mencukupi, para pengelola SPBU terpantau patuh terhadap penetapan harga baru yang berlaku.
Kompol Sukadana menegaskan bahwa berdasarkan data dari pihak pengelola SPBU, persediaan berbagai jenis BBM masih sangat memadai.



.jpeg)















































