jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar pembelajaran bahasa Prancis diperluas dan diterapkan di seluruh jenjang pendidikan di Indonesia.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis dalam memperkuat kerja sama bidang pendidikan antara Indonesia dan Prancis guna menghadapi perkembangan dunia di masa depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam sambutan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prancis, Kamis waktu setempat.
"Di bidang pendidikan kita ingin lebih ditingkatkan lagi. Sekarang saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan," ujar Presiden Prabowo dipantau secara daring melalui YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis.
Menurut Presiden Prabowo, penguasaan bahasa asing termasuk Prancis, menjadi penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi dinamika global yang terus berkembang, seiring dengan semakin eratnya hubungan Indonesia dan Prancis di berbagai sektor.
Presiden Prabowo menilai kerja sama kedua negara di bidang sains dan teknologi terus menunjukkan perkembangan yang positif.
Ia juga menekankan pentingnya peran Indonesia dan Prancis dalam menjaga stabilitas dunia di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Selain itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat dunia semakin terhubung sehingga perang dan konflik tidak akan membawa manfaat bagi pihak manapun.






















































