Pro dan Kontra Pemindahan Terminal Cicaheum

3 hours ago 4

Sabtu, 30 Mei 2026 – 17:20 WIB

Pro dan Kontra Pemindahan Terminal Cicaheum - JPNN.com Jabar

Suasana di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, bus-bus masih bertahan, meski sudah ada sosialisasi pemindahan layanan penumpang ke Terminal Leuwipanjang, Jumat (29/5/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Pemindahan layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dari Terminal Cicaheum ke Leuwipanjang masih jadi perdebatan.

Pro kontra di tengah rencana tersebut juga ditanggapi sopir bus yang sehari-hari mengangkut penumpang di Cicaheum.

Salah satu sopir, Joko, merespons positif pemindahan layanan penumpang tersebut.

Joko yang sehari-hari menjadi sopir bus Sugeng Rahayu itu menilai, pemindahan terminal ke Leuwipanjang justru mengefektifkan waktu tempuh para sopir.

Sopir tidak harus mengangkut penumpang di dua terminal, dan seluruhnya ditempatkan di Leuwipanjang.

"Saya lebih bagus jadi satu di Leuwipanjang, masalahnya Sugeng Rahayu ada dua tempat. Kalau jadi satu kan enak, nggak harus motong di Cileuyi. Enaknya dari Leuwipanjang, jadi langsung jalan," kata Joko kepada JPNN di Terminal Cicaheum, Sabtu (30/5/2026).

Alasan lain yang membuatnya setuju ialah jarak terminal Leuwipanjang dengan pintu masuk tol yang lebih dekat, ketimbang dari Cicaheum ke Cileunyi.

"Kalau Leuwipanjang naiknya langsung tol, kalau di sini kan pasti macet, terus di Cinunuk, Cibiru pasti macet. Kalau hari biasa gak pernah, gak macet, Lebaran saja longgar jalannya. Leuwipanjang macetnya palin satu atau dua kilo," ucapnya.

Sopir bus Sugeng Rahayu mendukung pemindahan layanan AKAP dan AKDP dari Terminal Cicaheum ke Leuwipanjang karena dinilai lebih efisien.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |