jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - PSS Sleman sukses mengamankan poin penuh dalam lawatannya ke Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu malam (1/3). Meski menang 1-0 atas tuan rumah Persela Lamongan dan makin kokoh di puncak klasemen Pegadaian Championship 2025/2026, jajaran pelatih Laskar Sembada enggan jemawa.
Gol semata wayang kemenangan PSS dicetak oleh Irvan Yunus Mofu pada menit ke-8, memanfaatkan umpan terukur dari gelandang asing Frédéric Injaï.
Namun, di balik kemenangan tersebut, Pelatih Kepala PSS Sleman Ansyari Lubis menyoroti penurunan intensitas permainan timnya setelah unggul cepat.
Dalam konferensi pers seusai laga yang dipimpin wasit Dika Rahmat Hidayat tersebut, Ansyari Lubis mengungkapkan bahwa timnya sempat kehilangan kendali permainan setelah mencetak gol.
"Kami bersyukur atas kemenangan malam ini, tetapi masih banyak catatan yang akan kami evaluasi. Ketika kami unggul cepat, kami justru banyak ditekan oleh Lamongan. Ini yang harus jadi perhatian kami ke depan," ujar Ansyari.
Ansyari juga tidak menampik bahwa faktor fisik menjadi tantangan tersendiri, mengingat kompetisi tetap berjalan di bulan Ramadan.
Pelatih memuji kerja keras skuat yang tetap tampil maksimal meski terlihat mulai kelelahan pada babak kedua.
Kedisiplinan lini belakang menjadi kunci PSS mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

















































