jatim.jpnn.com, BANGKALAN - PW IKA ITS Jawa Timur membuka kegiatan Santunan 1.000 Anak Yatim & Dhuafa ke-13 Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Bangkalan, Sabtu (28/2).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pengurus Pusat IKA ITS, jajaran pimpinan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), serta Lukman Hakim.
Pengurus Pusat IKA ITS diwakili Hamdani Bantasyam dan Budiono Sukses. Hadir pula sesepuh IKA ITS Djuwono serta alumni ITS yang juga investor di Bangkalan, Anita dan Fajar, yang bergerak di bidang bisnis perkapalan.
Ketua Panitia Fahmi Fahresi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bangkalan atas dukungan fasilitas dan sinergi yang diberikan.
“Bangkalan menjadi titik pertama pembagian santunan tahun ini. Sebanyak 250 anak yatim dan dhuafa akan menerima santunan di Bangkalan, kemudian dilanjutkan ke Sidoarjo, Gresik, dan ditutup di Surabaya,” ujar Fahmi.
Ketua Harian PW IKA ITS Jawa Timur Yoke C Katon menyebut total penerima santunan tahun ini mencapai 1.000 anak yatim dan dhuafa. Dia juga menyampaikan salam dari Ketua Umum PW IKA ITS Jawa Timur Eri Cahyadi.
Wakil Rektor II ITS Dr Machsus, ST., MT. menyampaikan apresiasi atas konsistensi program sosial tahunan tersebut. Menurutnya, kegiatan Santunan 1.000 Anak Yatim & Dhuafa yang telah memasuki tahun ke-13 menjadi wujud kepedulian keluarga besar ITS kepada masyarakat.
Sementara itu, Wakil Rektor IV ITS Prof Agus M Hatta, ST., M.Si, Ph.D menyoroti besarnya potensi kerja sama antara Bangkalan dan ITS, khususnya di bidang teknologi, inovasi, dan penguatan sumber daya manusia (SDM).

















































