jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut narasi pembebasan kaum buruh agar berdaulat, mandiri, dan sejahtera harus menjadi langkah politik partainya.
Sebab, kata Hasto narasi pembebasan terhadap sistem yang menghisap dan tidak adil menjadi dasar perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Hal demikian dikatakan dia saat menyampaikan sambutan sebelum diskusi berjudul RUU Ketenagakerjaan Baru dan RUU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Perspekrif Pekerja atau Buruh di Sekolah Partai, Lenteng Agung Jakarta Selatan, Senin (27/4).
"Kemiskinan petani, buruh, dan nelayan adalah gambaran nyata penjajahan yang tidak adil. Semua harus dibangun kesadarannya untuk berjuang dengan cara-cara politik," kata dia, Senin.
Hasto melanjutkan RUU Ketenagakerjaan harus mengandung aspek historis dan idelogis sebagai konsideran pokok.
Setelah itu, ujar Hasto, dijabarkan landasan teknokratik, termasuk cara pemerintah bertanggung jawab di dalam mendorong sinergi kebijakan.
"Termasuk di dalamnya itu konsolidasi industri nasional bagi penciptaan mata rantai ekonomi yang menciptakan lapangan kerja bagi buruh" kata alumnus Universitas Pertahanan (Unhan) itu.
Hasto melanjutkan RUU Ketenagakerjaan juga harus memuat kebijakan peningkatan profesionalitas dan produktivitas buruh, baik melalui berdikari atau campur tangan negara.















.jpeg)





































