Siswa Banjir Sumatra Masuk Sekolah 5 Januari dan Bakal Belajar di Tenda

2 hours ago 15

Siswa Banjir Sumatra Masuk Sekolah 5 Januari dan Bakal Belajar di Tenda

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anak-anak korban banjir Sumatra yang berada di tempat pengungsian. FOTO: Dok BNPB

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti menyatakan sekitar 85 persen sekolah di tiga provinsi di Sumatra yang terdampak bencana alam siap melaksanakan kegiatan pembelajaran pada awal Januari 2026.

Dia mengungkapkan kesiapan sekolah di Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat telah mencapai 100 persen. Sementara di Provinsi Aceh, proses pemulihan masih terus dilakukan, terutama pembersihan sekolah-sekolah yang terdampak lumpur cukup tebal.

"Di Aceh memang masih perlu dilakukan pembersihan lanjutan. Ada juga sekolah yang sudah tidak mungkin lagi dipergunakan, sehingga akan kami bangun kembali. Sebagiannya di lokasi yang sama dan sebagian harus direlokasi karena faktor keamanan," ujar Mu'ti dikutip Sabtu (3/1).

Selama proses pemulihan berlangsung, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyiapkan sejumlah alternatif agar kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan.

Siswa yang belum dapat menggunakan gedung sekolah akan diarahkan belajar di fasilitas publik, seperti Puskesmas dan tempat ibadah.

Selain itu, pemerintah juga membangun 54 tenda darurat yang bersifat sementara sebagai ruang belajar.

Abdul Mu'ti mengungkapkan berdasarkan data sementara terdapat sekitar 4.000 lebih satuan pendidikan yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut.

Jumlah tersebut masih terus diperbarui karena beberapa wilayah belum sepenuhnya dapat dijangkau akibat kerusakan yang cukup parah.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyatakan sekitar 85 persen sekolah di Pulau Sumatra yang terdampak bencana alam siap melaksanakan kegiatan pembelajaran

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |