jpnn.com - JAKARTA – Gabungan massa PPPK dan PPPK Paruh Waktu berencana menggelar aksi unjuk rasa pada 7 September 2026 di depan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Ketua Umum Aliansi Merah Putih (AMP) Fadlun Abdillah menyebutkan, hingga Kamis 3 September 2026, jumlah PPPK dan PPPK paruh waktu lintas profesi yang mendaftar untuk ikut bergabung dalam aksi demo 7 September sudah mencapai kisaran 20 ribu orang.
“Saat ini sudah lebih dari 20 ribu orang yang mendaftar untuk ikut aksi 7 September 2026," kata Fadlun Abdillah kepada JPNN.com, Kamis.
Target yang dipasang, aksi bertajuk Silatnas PPPK dan PPPK Paruh Waktu tersebut diikuti 35 ribu orang.
Pada Kamis pagi, Fadlun menyatakan rencana aksi 7 September tidak berubah.
"Sepuluh forum PPPK dan PPPK paruh waktu tetap demo 7 September dengan membawa empat tuntutan. Tidak ada pembatalan," kata Fadlun
Namun, setelah ada pertemuan 10 forum PPPK dan PPPK paruh waktu dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Kamis (3/9), rencana demo besar-besaran itu dibatalkan.
Alasannya, karena empat tuntutan massa gabungan PPPK dan P3K Paruh Waktu lintas profesi sudah disampaikan langsung kepada Dasco.





















































