jateng.jpnn.com, SEMARANG - Perjalanan Kereta Api Indonesia (KAI) Semarang-Jakarta terganggu imbas kecelakaan maut KA Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menyebut seusai insiden itu dilakukan penyesuaian pola operasi perjalanan KRL dan kereta jarak jauh sesuai kondisi jalur agar layanan dapat berjalan secara bertahap.
Bagi penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan KA dapat mengurus dengan pengembalian tiket sebesar 100 persen.
"Ketentuan pengembalian bea tiket bagi penumpang yang terdampak perubahan pola operasi perjalanan ataupun pembatalan kereta api akibat rintang jalan," kata Luqman, Selasa (28/4).
Kini, upaya normalisasi jalur masih dilakukan dengan mengutamakan keselamatan.
"Peristiwa yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur membawa duka yang mendalam. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan operasional yang terjadi," ujarnya. (ink/jpnn)
Adapun ketentuan layanan pengembalian bea tiket bagi pelanggan yang terdampak adalah sebagai berikut:
• Batas waktu pengembalian bea maksimal tujuh hari,
• Pengembalian bea dapat dilakukan di loket stasiun dan Contact Center 121, dan juga Aplikasi Access by KAI pada menu Cancel Train,
• Bea kembali 100 persen di luar bea pesan.












.jpeg)





































