jateng.jpnn.com, GROBOGAN - Kecelakaan maut melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek terjadi kembali. Kali ini, kereta jarak jauh itu terlibat tabrakan dengan mobil Toyota Avanza yang menewaskan empat orang pengantar jemaah calon haji di Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng).
Insiden ini terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu Jalan Tuko-Sidorejo pada Jumat (1/5) sekitar pukul 02.50 WIB.
Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas (Kanit Gakkum Sat Lantas) Polres Grobogan Iptu Arie Eko mengatakan saat kejadian kereta Argo Bromo Anggrek melaju dari barat ke timur.
Pada saat bersamaan, Mobil Avanza putih dengan nomor polisi H 1060 ZP dari selatan ke utara yang melintasi rel mengalami mati mesin hingga kecelakaan tak terhindarkan.
"Mobil Avanza mengangkut sembilan orang. Empat dinyatakan meninggal dunia," kata Iptu Arie Eko.
Akibat kerasnya benturan, mobil pabrikan Jepang ini terpental hingga 20 meter hingga terjebur ke area persawahan di sisi selatan rel.
Empat korban meninggal dunia, yaitu Shazia Belvania Mutia (2), Nayla Dwi Kartika (10), Dalni (51) dan Mukamat Sharoni (51).
Lima korban selamat dengan luka-luka ringan, yakni Jakinem (77), Kardi (60), Darwati (56), Indah Setyowati (26) dan Vizba Denada (10).



















































