Kendaraan bronto skylift digunakan oleh pemadam kebakaran untuk memadamkan api di Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta, Sabtu (8/8/2026). Foto: ANTARA
KabarJakarta.com – Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, sejak Jumat (7/8) malam. Untuk mengendalikan kobaran api, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan tiga unit bronto skylift.
Kendaraan tersebut merupakan truk pemadam kebakaran yang dilengkapi tangga hidrolik dan dapat digunakan untuk menjangkau bagian gedung yang berada di ketinggian.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan tiga unit bronto skylift diterjunkan untuk membantu petugas melakukan pemadaman, terutama pada bagian gedung yang terbakar di lantai atas.
Kami menambah 3 bronto skylift untuk mendukung pemadaman, khususnya menjangkau titik api di bagian atas gedung,” kata Bayu di Jakarta, Sabtu (8/8) dini hari.
Menurut Bayu, api diketahui membakar bagian gedung mulai lantai 11 hingga lantai 16. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan peralatan khusus agar api tidak menyebar ke bagian bangunan lainnya.
“Dari hasil pemantauan, bagian yang terdampak berada di lantai 11 sampai lantai 16. Karena itu, kami berupaya mencegah api menjalar ke lantai lainnya,” ujarnya.
Petugas juga menghadapi tantangan berupa kondisi angin yang cukup kencang. Hembusan angin membuat api berpotensi kembali membesar setelah sebelumnya berhasil dikendalikan di sejumlah titik.
Bayu mengungkapkan petugas harus terus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kobaran api.
“Angin di lokasi cukup kuat dan berubah-ubah. Kondisi itu bisa membuat api kembali muncul sehingga petugas harus terus melakukan penyisiran dan pendinginan,” terangnya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Gulkarmat DKI Jakarta mengerahkan sekitar 185 personel. Mereka bekerja di sejumlah titik untuk memadamkan api sekaligus mencegah kobaran merambat ke bagian gedung lainnya.
Api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 21.00 WIB. Petugas kemudian mulai melakukan upaya pemadaman pada pukul 21.41 WIB.
Hingga Sabtu dini hari, petugas masih melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi. Penyebab kebakaran serta jumlah korban belum dapat dipastikan karena masih dalam proses pendalaman.
Polisi Kerahkan 125 Personel
Di tengah proses pemadaman, Polda Metro Jaya mengerahkan 125 personel untuk mengamankan kawasan sekitar Gedung Bapenda DKI Jakarta.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung menjelaskan personel yang diturunkan berasal dari unsur Sabhara dan Brimob. Mereka bertugas menjaga keamanan sekaligus memastikan akses bagi petugas pemadam kebakaran tetap terbuka.
“Kami menyiagakan sekitar 125 personel untuk mendukung pengamanan di lokasi. Prioritasnya memastikan kendaraan pemadam dapat keluar-masuk tanpa hambatan,” kata Reynold.
Selain personel kepolisian, Kodim 0501/Jakarta Pusat turut mengerahkan sekitar 50 anggota untuk membantu pengamanan di sekitar lokasi.
Reynold membeberkan pengamanan juga dilakukan untuk memastikan ambulans dapat bersiaga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Masyarakat diminta tidak mendekati lokasi kebakaran karena proses pemadaman masih berlangsung.
“Kami juga memastikan ambulans tetap siap apabila sewaktu-waktu diperlukan. Masyarakat kami minta menjaga jarak agar petugas dapat bekerja dengan maksimal,” ujarnya.
Polisi juga mulai mengumpulkan keterangan dari sejumlah orang yang mengetahui kejadian tersebut. Sedikitnya 10 orang telah dimintai keterangan di lapangan.
Namun, pemeriksaan tersebut belum menjadi kesimpulan mengenai penyebab kebakaran. Polisi masih akan meminta keterangan tambahan dari saksi yang berada di sekitar maupun di dalam Gedung Bapenda ketika api mulai muncul.
Jalan Abdul Muis ditutup
Untuk mendukung proses pemadaman, Jalan Abdul Muis ditutup dari sejumlah arah. Penutupan dilakukan karena ruas jalan tersebut menjadi akses penting bagi kendaraan pemadam kebakaran dan berada di sekitar titik kejadian.
Reynold menjelaskan penutupan akan diberlakukan sampai proses pemadaman dan pendinginan selesai.
“Jalan Abdul Muis masih kami tutup selama proses pemadaman dan pendinginan berlangsung. Ini dilakukan demi keselamatan pengguna jalan sekaligus memberikan ruang bagi petugas,” kata Reynold.
Akses dari arah Harmoni maupun Budi Kemuliaan juga ditutup sementara. Polisi meminta masyarakat mencari jalur alternatif dan tidak memaksakan diri mendekati lokasi.
Penutupan tersebut dilakukan agar kendaraan pemadam kebakaran dapat bergerak tanpa terhambat kepadatan lalu lintas maupun kerumunan warga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi. Berikan ruang kepada petugas pemadam agar proses penanganan kebakaran dapat berjalan optimal,” tutur Reynold.
Sampai laporan ini disusun, petugas gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan di Gedung Bapenda DKI Jakarta. Polisi juga masih mendalami penyebab kebakaran dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

9 hours ago
10

















































