jpnn.com, JAKARTA - Pembawa acara Terry Putri mengungkap perbedaan yang dirasakannya ketika menjalani ibadah puasa di Amerika.
Seperti diketahui, wanita 46 tahun itu sudah beberapa tahun terakhir tinggal di negeri Paman Sam bersama suaminya, Derly Darmawan.
Menjalani puasa di luar negeri tentu memiliki perbedaan yang begitu terasa. Hal itu juga dirasakan oleh Terry Putri.
Mulai dari kesulitan mencari makanan halal hingga perjuangan untuk bisa salat tarawih di masjid.
"Banyak banget. Dari sisi kita sehari-hari saja kalau tinggal di sana cari halal saja, cari berkah kan susah ya, begitu benar-benar harus berjuang berusaha, tetapi ternyata perjuangan kita untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, lebih berkah, halal itu luas banget gitu kalau di negara sendiri," ujar Terry Putri di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.
Dia mengatakan, untuk melakukan salat tarawih jamaah, dirinya harus menempuh perjalanan panjang.
Sebab, dia harus menempuh perjalanan antar kota, dengan jarak tempuh mencapau puluhan kilometer apabila ingin menjalankan salat tarawih di masjid.
"Terus kayak ibadah salatnya kalau di sana aku kalau mau tarawih saja mesti antar kota, karena kan 1 state itu cuman ada 1 masjid. Jadi kalau mau tarawih saja mesti sekitar berapa puluh miles itu 60 km 70 km," ucap Terry Putri.



















































