kalsel.jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menilai generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi melalui penciptaan peluang kerja baru melalui inovasi, kewirausahaan, dan pemanfaatan teknologi.
“Generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi melalui penciptaan peluang kerja baru, terutama di era digital,” kata Wamenaker dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Dia menilai peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) generasi muda Indonesia juga sangat perlu untuk didorong di tengah berbagai tantangan ketenagakerjaan saat ini.
Hal ini, lanjut dia, dikarenakan masih tingginya peran sektor informal serta kebutuhan peningkatan kualitas tenaga kerja di Indonesia.
“Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari angka statistik, tetapi mampu menunjukkan kemampuan melalui tindakan nyata,” kata pria yang akrab disapa Ferry itu.
Lebih jauh, Wamenaker Ferry menyampaikan bahwa struktur ketenagakerjaan Indonesia saat ini masih didominasi sektor informal, dengan lebih dari 155 juta angkatan kerja berada di sektor tersebut, sementara jutaan lainnya belum terserap di pasar kerja.
Kondisi ini, tambah dia, mendorong perlunya peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, khususnya di kalangan pemuda.
Menurutnya, kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri masih menjadi tantangan utama yang memengaruhi penyerapan tenaga kerja.



















































