jabar.jpnn.com, DEPOK - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo bertakziah ke rumah duka almarhumah Meriyati Roeslani atau Meri Hoegeng, istri mendiang Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso, Selasa (3/2) malam.
Pantauan di lokasi, Kapolri dan Wakapolri tiba di rumah duka sekitar pukul 22.43 WIB.
Kehadiran pimpinan tertinggi Polri tersebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan belasungkawa atas berpulangnya Meri Hoegeng.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka cita yang mendalam atas nama keluarga besar Polri dan Bhayangkari.
Ia mengenang almarhumah sebagai sosok yang memiliki kedekatan emosional dengan institusi Polri.
“Selama ini kami berhubungan cukup baik dan cukup dekat. Pada waktu-waktu tertentu beliau selalu menyampaikan pesan serta menceritakan hal-hal yang menjadi spirit dan semangat kami untuk terus menjaga institusi Polri, sebagaimana teladan yang telah diberikan almarhum Bapak Hoegeng Iman Santoso,” ujar Kapolri.
Menurut Kapolri, kepergian Meri Hoegeng menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi Polri yang selama ini menjadikan nilai-nilai keteladanan Jenderal Hoegeng sebagai panutan.
“Kami mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Di sisi lain, kami juga merasa sangat kehilangan,” tuturnya.





















.jpeg)




























