jateng.jpnn.com, PEMALANG - Pendaki muda asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet sejak akhir Desember 2025, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ke-17 pencarian.
Titik akhir perjalanan Syafiq berada di area Watu Langgar, Gunung Malang, salah satu jalur ekstrem di kawasan Slamet.
Kepala BPBD Kabupaten Pemalang Agus Ikmaludin mengatakan jenazah korban ditemukan dalam pencarian lanjutan yang dilakukan secara mandiri oleh keluarga bersama relawan.
“Korban ditemukan pada hari ke-17 pencarian di Gunung Malang area Watu Langgar. Saat ini jenazah masih berada di lokasi dan dalam proses evakuasi,” kata Agus.
Syafiq dinyatakan hilang sejak Sabtu (27/12/2025) setelah mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, melalui Pos Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.
Keduanya tercatat melakukan pendakian tanpa rencana menginap atau tektok, dengan target turun pada Minggu (28/12/2025).
Pendakian yang semula dirancang singkat itu berubah menjadi situasi darurat ketika Himawan mengalami cedera kaki dalam perjalanan menuju puncak.
Syafiq memutuskan turun seorang diri untuk mencari pertolongan. Keputusan itulah yang menjadi awal perpisahan keduanya di gunung.



















































