jpnn.com, BANDUNG BARAT - Tim SAR gabungan telah menyerahkan total 25 kantong jenazah korban longsor Cisarua kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) pada lanjutan proses pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian mengatakan pihaknya telah menghentikan pencarian pada hari kedua ini pada pukul 16.00 WIB dan akan melanjutkan pencarian sekitar 65 korban yang masih tertimbun pada esok hari.
“Dari pukul 16.00 WIB, kami menghentikan pencarian karena cuaca yang tidak mendukung (hujan deras) dan akan dilanjutkan besok dan total ada 25 kantong jenazah yang diserahkan kepada pihak DVI Polri,” katanya.
Dia menjelaskan pencarian hari kedua difokuskan pada area yang sebelumnya sudah terdeteksi adanya korban dengan koordinasi tim SAR gabungan dan masyarakat sekitar untuk mempercepat proses evakuasi.
“Penemuan ada di sektor A dan B, dan kebanyakan di A1, A2, dan B1, sesuai informasi di lapangan. Kami memfokuskan pencarian ke dua area tersebut karena banyak korban longsor berada di area tersebut berdasarkan informasi warga," ujarnya.
Sementara itu, sebanyak 11 jenazah berhasil diidentifikasi tim DVI dengan rincian 10 jenazah dalam kondisi tubuh yang utuh dan satu jenazah dalam bentuk potongan tubuh.
Korban yang telah teridentifikasi atas nama Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), A.I. Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), dan Ayu Yuniarti (31). Sementara satu korban lainnya, M. Kori (30), berhasil diidentifikasi melalui potongan tubuh berupa tangan.
Pada kesempatan tersebut, dia juga memaparkan hambatan longsor susulan menjadi salah satu tantangan dalam proses evakuasi korban hari ini.






















































