jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Rencana pemindahan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan antar kota antar provinsi (AKAP) dari Terminal Cicaheum ke Terminal Leuwipanjang masih berjalan.. Saat ini sebanyak 60 bus yang dipindahkan
Pemindahan layanan ini dilakukan karena nantinya Terminal Cicaheum dikhususkan untuk operasional Bus Rapid Transit (BRT).
"Bus yang masuk (Terminal Leuwipanjang) sudah ada 60 karena saat ini masih ada yang berangkat dari Terminal Cicaheum," kata Kepala Terminal Leuwipanjang, Asep Hidayat saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).
Asep mengatakan, jika dipersentasekan total bus yang sudah pindah ke Terminal Leuwipanjang mencapai 80 persen bus. Artinya sebanyak 20 persen bus lainnya masih melakukan pelayanan di Terminal Cicaheum meskipun sudah ada sosialisasi.
"Dalam rangka Terminal Cicaheum rencana akan segera ditutup. Sebenarnya edaranya sudah tersosialisasi ke PO masing-masing, itu di tanggal 25 Mei 2026," ucapnya.
Adapun bus yang sudah masuk ke Terminal Leuwipanjang itu di antaranya PO Budiman jurusan Wonosobo, Pangandaran, Tasikmalaya dan sebagainya serta PO Gunung Harta untuk jurusan Bandung-Bali.
"Ketiganya, PO Eka dan Sugeng Rahayu ke Surabaya, terus ada PO Kalingga ke Jawa. PO KYM, 27 Trans, dan Bandung Express, semuanya sudah pada masuk," ucap Asep.
Layanan bus yang dipindahkan dari Terminal Cicaheum ke Terminal Leuwipanjang tersebut, kata dia, langsung masuk GT Moh Toha menuju ke berbagai wilayah tujuan seperti, Pangandaran, Wonosobo dan sebagainya.



















































