jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Jalur Clongop, salah satu akses utama di Kabupaten Gunungkidul, kini dalam status siaga tinggi. Dalam satu pekan terakhir, wilayah tersebut telah dihantam dua kali insiden tanah longsor.
longsor terbaru dilaporkan terjadi pada Selasa malam (3/3), menyusul hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengungkapkan bahwa kondisi di lapangan masih sangat riskan.
Hasil investigasi tim gabungan dari BPBD, Babinsa, dan sukarelawan menemukan adanya ancaman serius di bagian atas tebing.
"Ditemukan adanya retakan tanah sepanjang 50 meter di bagian atas lokasi longsor. Berdasarkan pantauan, retakan tersebut telah mundur ke belakang sejauh 26 meter," ujar Endah.
Kondisi ini menandakan bahwa lahan masih sangat tidak stabil dan memiliki potensi besar memicu longsor susulan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Merespons situasi tersebut, Pemerintah DIY bergerak dengan mengirimkan bantuan alat berat untuk membersihkan material longsoran yang menutup akses jalan.
Kepala BPBD Gunungkidul Purwono mengatakan proses evakuasi tengah berlangsung intensif.


















































