Antrean Rusunawa di Semarang Tembus 984 Orang, Sewa Harian Cuma Rp 8 Ribu

8 hours ago 19

Kamis, 12 Februari 2026 – 21:08 WIB

Antrean Rusunawa di Semarang Tembus 984 Orang, Sewa Harian Cuma Rp 8 Ribu - JPNN.com Jateng

Ilustrasi rumah susun sederhana sewa (rusunawa). FOTO: Ricardo/JPNN.com.

jateng.jpnn.com, SEMARANG - Hampir 1.000 warga Kota Semarang, Jawa Tengah masih mengantre untuk tinggal di rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

Dari data yang dihimpun JPNN.com, sebanyak 984 warga masih mengantre untuk bisa menempati rumah susun sederhana sewa (rusunawa) milik Pemerintah Kota Semarang.

Kepala Dinas Kawasan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang Murni Ediati mengatakan penurunan antrean terjadi setelah adanya pembaruan data pada Desember 2025.

“Daftar antreannya sudah berkurang, per update Desember kemarin menjadi 984 orang,” kata Murni Ediati yang karib disapa Pipie, Kamis (12/2).

Pipie menjelaskan antrean paling panjang saat ini terjadi di Rusunawa Sawah Besar. Tingginya minat masyarakat dipicu status bangunan baru. Meski demikian, antrean juga tercatat di rusunawa lain milik Pemkot Semarang.

Saat ini, Pemkot Semarang memiliki 12 bangunan rusunawa. Tiap bangunan rata-rata memiliki 40 hingga 45 unit kamar dengan variasi tipe satu kamar dan dua kamar.

Kisaran sewa harian mulai dari Rp 8.000. Sementara itu, sewa bulanan sampai dengan Rp 350.000. Namun, biaya sewa disesuaikan dengan luas unit dan ketentuan yang diatur dalam peraturan daerah (Perda).

“Satu bangunan ada yang 40 sampai 45 ruangan, isinya ada yang dua kamar dan satu kamar,” ujarnya.

Sebanyak 984 warga Kota Semarang mengantre untuk tinggal di rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google News

Read Entire Article
| | | |