jpnn.com - KABUPATEN BEKASI - Banjir melanda Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Musibah banjir itu menyebabkan seorang remaja berinisial J (19) meninggal dunia seusai tenggelam di area lapangan sepak bola yang terendam air setinggi dua meter.
"Kejadiannya kemarin siang. Korban sempat berenang sejauh 50 meter dari daratan dan berhenti bergelantungan di tiang gawang, kemungkinan karena kelelahan," kata tenaga medis setempat, Taryana, Selasa (20/1).
J yang merupakan remaja asal Kampung Nanggewer, Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur, itu ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola seusai bermain bersama tiga rekannya.
Taryana mengungkapkan bahwa ketiga rekan yang melihat kondisi korban sudah melemah segera berenang menuju daratan untuk meminta bantuan warga sekitar, namun tak lama kemudian korban tenggelam.
Menerima laporan rekan korban, warga setempat memulai proses pencarian meski sempat terkendala karena sarana perahu yang biasa digunakan sedang dipakai untuk mengevakuasi korban banjir lain.
"Saat ditemukan, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Nadinya tidak teraba, tidak ada napas, wajahnya pucat dan membiru," ungkap Taryana.
Dia mengaku sempat memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (RJP) dengan kompresi dada selama 10 menit.






















































