jpnn.com - Politikus PSI Dian Sandi Utama selaku pengunggah ijazah Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) membantah semua tuduhan yang disampaikan kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun terhadapnya dalam sebuah dialog bersama Ketua Umum Jokowi Mania, Andi Azwan yang ditayangkan di salah satu televisi nasional.
Dian Sandi menegaskan tidak ada enam versi ijazah Jokowi seperti yang disampaikan oleh Refly Harun dan dr. Tifa.
Oleh karena itu, Dian sandi menilai apa yang disampaikan Refly tersebut adalah bentuk penggiringan opini.
"Mereka hanya sedang menggiring opini seakan-akan itu semua berbeda," kata Dian Sandi melalui pesan singkat yang diterima ANTARA NTB di Mataram, Selasa (20/1/2025).
Dia menyebut ijazah yang diserahkan Jokowi saat mengikuti kontestasi pemilu presiden, Gubernur DKI, dan Wali Kota Solo semua sama dan tidak ada perbedaan.
"Ijazah itu ada 6 sumber bukan 6 versi baik yang diberikan oleh KPU/KPUD, Polda termasuk saya dan semua itu sama. Bagaimana Refly Harun mengatakan "its doesnt make sense" atau ini tidak masuk akal," tuturnya.
Dian Sandi membantah semua tuduhan yang dialamatkan padanya menyusul unggahannya soal ijazah Jokowi di media sosial pada 1 April 2025 silam.
Dia pun mengaku terheran-terheran masih ada yang percaya dengan mereka yang menuding ijazah Jokowi palsu.






















































