bali.jpnn.com, NUSA DUA - Ketua Panitia BBTF 2026 I Putu Winastra mengatakan Bali & Beyond Travel Fair telah berkembang melampaui fungsi sebagai pameran pariwisata.
BBTF kini menjadi platform bisnis yang membangun kepercayaan antara ekosistem pariwisata Indonesia dan pasar global.
“BBTF 2026 bukan sekadar ruang pertemuan antara buyer dan seller.
BBTF adalah ruang kepercayaan, akuntabilitas, dan kemitraan,” ujar I Putu Winastra saat gala dinner dan pembukan BBTF 2027 di Hotel Westin, Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (28/5) malam.
Menurut I Putu Winastra, buyer yang hadir dalam BBTF merupakan pelaku bisnis pariwisata yang memiliki reputasi, pengambil keputusan, jaringan distribusi global, dan mitra strategis industri.
Satu buyer memiliki potensi untuk membawa ribuan wisatawan ke Indonesia setiap tahunnya. “Melalui BBTF, kami ingin memastikan Bali dan Indonesia tidak hanya dilihat sebagai destinasi yang indah, tetapi juga sebagai mitra pariwisata yang terpercaya, kompetitif, dan bernilai bagi pasar internasional,” kata I Putu Winastra.
I Putu Winastra menegaskan bahwa dampak BBTF tidak hanya dirasakan oleh hotel dan pelaku usaha besar.
Menurutnya, BBTF juga membuka peluang bagi destination management company lokal, pelaku wisata budaya dan wellness, usaha berbasis gastronomi, operator transportasi, destinasi wisata, atraksi, layanan pariwisata, serta UMKM yang menjadi bagian dari rantai nilai pariwisata Indonesia.



















































