bali.jpnn.com, JEPARA - Pelatih Bernardo Tavares tak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat Persebaya kalah dari tuan rumah Persijap pada laga pekan ke-22 Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, kemarin (21/2) malam.
Bernardo Tavares menilai The Green Force terlalu banyak melakukan kesalahan elementer yang langsung dihukum lawan.
"Saya akan jujur, kami melakukan cukup banyak kesalahan.
(Persijap) berhasil memanfaatkan peluang yang kami berikan.
Itu tidak normal bagi kami, terutama kebobolan dari situasi transisi setelah kami kehilangan bola,” ujar Bernardo Tavares dilansir dari laman klub.
Menurut pelatih berkebangsaan Portugal itu, sejak menit awal, performa Persebaya jauh dari standar biasanya.
Aliran bola kurang rapi, koordinasi lini belakang kerap terlambat, dan tuan rumah mampu memanfaatkan celah itu dengan efektif.
“Kami kebobolan dari situasi bola mati dan tendangan bebas," kata Bernardo Tavares.

















































