jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik kehadiran taksi listrik pertama di Kota Bandung yang diluncurkan Bluebird Group.
Diketahui, Bluebird Group resmi menghadirkan taksi listrik pertama di Bandung sebagai upaya untuk memperluas pilihan mobilitas berkelanjutan warga lokal.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Agus Didik Suseno mengatakan, kehadiran taksi listrik Bluebird sejalan dengan upaya peningkatan kualitas transportasi di daerah.
“Armada ini menjadi bagian dari solusi mobilitas harian masyarakat Bandung yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri transportasi penting untuk membangun ekosistem kendaraan listrik secara bertahap dan terukur, menghadirkan layanan transportasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat," kata Agus dalam keterangan tertulisnya kepada JPNN.com, dikutip Kamis (12/2/2026).
Peluncuran 50 unit e-Bluebird berbasis kendaraan listrik BYD e6 turut memperkuat kesiapan layanan menjelang periode Ramadan dan Lebaran yang ditandai dengan perubahan pola perjalanan masyarakat.
Sebagai kota dengan karakter mobilitas yang dekat dengan aktivitas sosial dan gaya hidup, masyarakat Bandung cenderung melakukan perjalanan menuju titik-titik pertemuan, pusat kuliner, hingga ruang publik.
Pada periode Ramadan dan Lebaran, pola perjalanan semakin terfokus pada agenda berbuka puasa, silaturahmi, dan persiapan perjalanan keluarga, sehingga membutuhkan layanan mobilitas yang mudah diakses dan dapat diandalkan dalam keseharian.
Layanan e-Bluebird dapat diakses melalui call center serta berbagai pangkalan strategis seperti Stasiun Bandung, Stasiun KCJB Padalarang dan Tegalluar, Mal Paris Van Java (PVJ), Paskal 23 Trans, Studio Mall Bandung, Summarecon Mall Bandung, serta Cititrans Dipati Ukur.

















































