jpnn.com, KUNINGAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar Program Kurban Berkah Berdayakan Desa di Balai Ternak Kuningan, Jawa Barat, sebagai upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan kurban yang produktif dan berkelanjutan.
Bupati Dian Rachmat Yanuar mengatakan program tersebut tidak hanya menjadi sarana pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
"Ini adalah wujud komitmen kita mengimplementasikan nilai-nilai agama tentang kebersamaan, tentang empati, tentang kepedulian, dan gotong royong,” kata Dian dalam acara Live Kurban Berkah Berdayakan Desa di Kuningan, Jawa Barat, Rabu (28/5).
Menurut Dian, nilai pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan yang dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail masih relevan diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini.
“Hari ini, nilai-nilai tentang pengorbanan, tentang keikhlasan, tentang ketaatan, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail masih sangat relevan,” ujarnya.
Dia menilai program yang dijalankan Baznas juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas ekonomi warga.
“Program Baznas ini saya lihat bukan hanya ritual semata, ini menjadi instrumen kita bagaimana memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan kapasitas ekonomi,” kata Dian.
Dian optimistis pengelolaan kurban yang dilakukan secara profesional oleh Baznas mampu memberikan manfaat yang lebih luas dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuningan.






















































