jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir membagikan pengalaman pribadinya saat kehilangan Ipad Mini di dalam gerbong kereta api. Meski sempat risau karena data penting di dalamnya, insiden tersebut berakhir bahagia berkat kesigapan petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Peristiwa ini bermula saat Haedar Nashir menempuh perjalanan menggunakan KA Gajayana relasi Malang-Gambir.
Ia turun di Stasiun Yogyakarta pada dini hari, sekitar pukul 01.24 WIB. Tak lama setelah menginjakkan kaki di peron, ia baru menyadari bahwa perangkat elektronik kesayangannya tertinggal di kursi penumpang, sementara kereta sudah mulai bergerak meninggalkan stasiun.
"Kehilangan Ipad tentu merisaukan. Bukan bendanya, tetapi isinya," tulis Haedar melalui akun Instagram resminya.
Ia menjelaskan bahwa perangkat tersebut merupakan media penyimpanan berbagai data dan dokumen penting untuk aktivitasnya.
Menyadari kehilangan tersebut, Haedar segera melapor kepada petugas stasiun. Melalui koordinasi yang cepat antar petugas di lapangan, Ipad tersebut berhasil diamankan dan dikembalikan ke tangan pemiliknya dalam waktu singkat.
Haedar Nashir secara khusus memberikan apresiasi tinggi atas pelayanan prima dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh PT KAI.
Baginya, kecepatan respons petugas sangat membantu meredakan kerisauan terkait keamanan data pribadinya.

















































