Cerita Mualaf Asal Prancis yang Jatuh Hati pada Ramadan dan Warga Bandung

3 hours ago 21

Cerita Mualaf Asal Prancis yang Jatuh Hati pada Ramadan dan Warga Bandung

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Chef asal Prancis, David Cailleba, saat membagikan ratusan takjil gratis kepada pengendara dan masyarakat di Setrasari, Kota Bandung. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Bulan Suci Ramadan menginspirasi seorang chef bule asal Prancis, David Cailleba untuk berbagi kepada sesama.

Bertempat di halaman car wash di Jalan Setrasari, Kota Bandung, dia menyalurkan kemampuannya memasak dan membagikan hasilnya kepada pengendara jalan.

Bagi David Cailleba, Kota Bandung bukanlah daerah yang asing. Dia menikahi seorang wanita yang berasal dari Baleendah, Kabupaten Bandung.

Lantaran sudah mengenal Indonesia sejak lama, dia pun tergerak untuk melakukan aksi sosial. Salah satunya, berbagi makanan takjil kepada pengendara dan juga masyarakat.

Menu takjil yang dibagikannya pun sederhana, hanya gorengan bala-bala atau bakwan, segelas teh hangat, dan kurma.

"Setiap hari saya buat 150 sampai 200 bala-bala, ukurannya jumbo ya. Satu bala-bala itu besar, sekitar 40 gram, dan full sayur. Saya tidak pakai banyak tepung," kata David Cailleba ditemui di lokasi.

David Cailleba menggunakan uang pribadi dan bantuan rekannya dari Jerman untuk menjalankan aksi sosialnya ini.

Tidak berharap berbalas, dia hanya ingin berbagi kebaikan di bulan yang menurutnya spesial ini.

Chef mualaf asal Prancis, David Cailleba, rutin membagikan 150-200 bala-bala jumbo gratis setiap sore Ramadan di Bandung, pakai dana pribadi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |