CHEK Proyeksi Pertumbuhan 2026 Didorong Bisnis Genomic Sequencing

3 hours ago 17

CHEK Proyeksi Pertumbuhan 2026 Didorong Bisnis Genomic Sequencing

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

PT Diastika Biotekindo Tbk, perusahaan distributor alat kesehatan dan diagnostik ternama. Foto: Fathan

jpnn.com, JAKARTA - Bisnis genomic sequencing menjadi penggerak utama pertumbuhan PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK). Sepanjang 2025, produk Genomic Sequencing perusahaan mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 136 persen, didorong peningkatan permintaan dari institusi kesehatan dan riset.

Pertumbuhan signifikan ini diproyeksikan berlanjut pada tahun 2026. Untuk merealisasikannya, CHEK telah mengawali tahun dengan menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah laboratorium dan rumah sakit swasta bereputasi, termasuk Kalgen Innolab anak usaha PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

Direktur Utama PT Diastika Biotekindo Tbk, Yoshua R, mengatakan, "Ekspansi ini adalah langkah kunci dalam menjembatani inovasi sains dan nilai bisnis. Kami melihat permintaan yang terus meningkat untuk layanan genom presisi, dan CHEK berada di posisi yang tepat untuk menangkap peluang tersebut."

Inisiatif tersebut sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain utama dalam ekosistem kesehatan berbasis data genomik di Indonesia.

Dukungan dari lembaga seperti WHO dalam penguatan kapasitas Whole Genomic Sequencing di Indonesia juga mempertegas potensi pasar yang tumbuh cepat.

Ekspansi bisnis genomic testing ini diproyeksikan memberikan kontribusi pendapatan berulang yang signifikan bagi CHEK, yang menjadi salah satu pilar pertumbuhan perusahaan pasca-IPO. Secara global, pasar genomic sendiri diproyeksikan tumbuh dengan CAGR antara 16,5 persen hingga 17,4 persen. (tan/jpnn)


Produk Genomic Sequencing CHEK tumbuh 136% di 2025. Direktur utama sebut permintaan layanan genom presisi terus meningkat, prospek 2026 tetap positif.


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |