Cuaca Berperan Besar Dalam Blackout di Sumatra?

3 hours ago 17

Cuaca Berperan Besar Dalam Blackout di Sumatra?

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi aliran listrik. FOTO: Ricardo/JPNN.com.

jpnn.com, SUMATERA SELATAN - Pengamat sistem tenaga listrik Institut Teknologi Bandung (ITB) Dr. Ir. Djoko Darwanto menilai faktor cuaca memiliki peran besar dalam Pemadaman listrik massal atau blackout di Sumatra, mengingat karakteristik gangguan yang terjadi mengarah pada tekanan mekanis di area sambungan konduktor transmisi.

“Kalau melihat pola gangguan yang disampaikan dan titik kerusakannya berada di sambungan kabel, maka faktor cuaca sangat mungkin berkontribusi dalam peristiwa ini,” ujarnya.

Menurut Djoko, pada ketinggian konduktor transmisi, kecepatan angin dapat jauh lebih besar dan memicu osilasi kabel secara terus-menerus.

“Di bawah mungkin terasa tidak ekstrem, tetapi di area konduktor, angin bisa cukup kuat untuk menyebabkan kabel bergerak dan saling menarik. Kondisi itu dapat memunculkan tekanan berulang pada kabel,” katanya.

Dia menjelaskan, pergerakan berulang akibat terpaan angin dapat menambah tekanan pada area sambungan kabel, terutama ketika sistem sedang menerima beban tinggi.

Terlebih, titik yang mengalami putus diketahui berada pada area mid span jointing atau sambungan di tengah bentangan kabel transmisi.

Area tersebut merupakan lokasi penyatuan dua konduktor yang disambung menggunakan metode dan pelindung khusus.

Menurutnya, titik sambungan memang menjadi salah satu area yang paling diperhatikan dalam sistem transmisi karena menerima kombinasi pengaruh getaran, perubahan temperatur, serta distribusi tekanan ketika kabel bergerak akibat angin.

Dalam sistem interkoneksi besar seperti Sumatra, gangguan pada satu jalur transmisi strategis dapat dengan cepat berkembang menjadi gangguan berantai.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |