jateng.jpnn.com, BANYUMAS - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (4/3) siang, memicu rentetan bencana di sejumlah wilayah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 21 kejadian akibat cuaca ekstrem dalam satu hari.
“Berdasarkan laporan sementara hingga pukul 17.22 WIB total kejadian bencana alam hari ini sebanyak 21 kasus dan seluruhnya merupakan cuaca ekstrem. Tidak ada laporan banjir maupun tanah longsor,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banyumas Dwi Irawan Sukma.
Salah satu wilayah terdampak cukup parah berada di Kecamatan Cilongok. Pohon tumbang sempat menutup akses jalan nasional di Desa Karanglo dan langsung ditangani petugas.
Di Desa Langgongsari, pohon tumbang menimpa jaringan listrik, sementara di Desa Rancamaya, Sambirata, dan Sokawera, pohon dilaporkan menimpa rumah warga.
Tak hanya itu, di Desa Panembangan, atap SMP Negeri 2 Cilongok mengalami kerusakan dan masih dalam proses kaji cepat serta penanganan.
Kejadian serupa juga dilaporkan di Kecamatan Banyumas, Purwokerto Barat, Purwokerto Timur, Karanglewas, Kedungbanteng, Kembaran, Sumbang, dan Baturraden. Selain menutup akses jalan, sejumlah pohon tumbang merusak rumah warga, jaringan listrik, hingga fasilitas umum.
BPBD juga mencatat kerusakan atap rumah warga di beberapa desa di Kecamatan Kedungbanteng akibat terpaan angin kencang.


















































