Cuaca Ekstrem Melanda Amerika Serikat, 7 Orang Dilaporkan Tewas

3 hours ago 15

Cuaca Ekstrem Melanda Amerika Serikat, 7 Orang Dilaporkan Tewas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sejumlah kru melakukan pencairan es yang menyelimuti sebuah pesawat di Bandara Internasional Nashville, Tennessee, Amerika Serikat, Sabtu (24/1/2026). ANTARA FOTO/USA Today Network via Reuters/Andrew Nelles/bar

jpnn.com - MOSKOW - Cuaca ekstrem di Amerika Serikat menelan korban jiwa

CNN melaporkan sedikitnya tujuh orang tewas di AS dalam beberapa hari terakhir akibat suhu beku dan badai musim dingin, di tengah meluasnya salju lebat dan es berbahaya di sebagian besar wilayah selatan dan timur negara itu.

CNN menyusun data korban jiwa terkait cuaca itu dari pernyataan resmi sejumlah negara bagian, menyusul peningkatan peringatan keselamatan dan pembatasan aktivitas publik akibat kondisi jalan licin dan gangguan layanan dasar.

Wali Kota Austin, Texas, Kirk Watson mengatakan satu orang meninggal dunia akibat badai, ketika kota tersebut mengalami suhu ekstrem, hujan es, dan gangguan lalu lintas di sejumlah ruas utama.

Namun, dia tidak memerinci merinci identitas korban.

Adapun di Louisiana, dua orang meninggal akibat hipotermia selama akhir pekan.

CNN melaporkan dengan mengutip data dari departemen kesehatan negara bagian, setelah suhu turun tajam dan pasokan listrik sempat terganggu di beberapa daerah.

Layanan Cuaca Nasional AS (NWS) memperkirakan salju lebat dan lapisan es berbahaya akan meluas dari Texas bagian timur hingga North Carolina, meningkatkan risiko kecelakaan, pemadaman listrik, serta penutupan jalan dan bandara.

NWS juga memperingatkan kombinasi salju, hujan beku, dan angin kencang dapat memperburuk kondisi darurat, terutama di wilayah selatan yang jarang mengalami cuaca musim dingin ekstrem dan memiliki kesiapan infrastruktur terbatas.

Cuaca ekstrem melanda Amerika Serikat, tujuh orang dilaporkan tewas. Sedikitnya 21 negara bagian telah menetapkan status darurat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |