jpnn.com, JAKARTA - PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) (Perseroan), mengumumkan hasil pengeboran awal yang positif di prospek Kolokoa, yang berlokasi berdekatan dengan area konsesi Tambang Emas Pani di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Sulawesi.
Hasil tersebut menegaskan keberadaan sistem mineralisasi emas yang signifikan, dengan potensi untuk meningkatkan sumber daya secara material sekaligus memperpanjang umur tambang proyek.
Kolokoa berada dalam distrik mineral yang sama dengan Tambang Emas Pani dan terletak sekitar 500 meter dari deposit utama. Hal ini menempatkan Kolokoa sebagai potensi sumber daya satelit bagi Pani, yang dapat memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada.
Kedekatan lokasi juga mendukung efisiensi pengangkutan material (haulage) ke lokasi pengolahan serta optimalisasi pengendalian kadar bijih (grade control) di kedua deposit.
Dalam waktu hanya empat bulan, pengeboran awal telah mengkonfirmasi zona mineralisasi emas yang luas, termasuk perolehan dekat permukaan dengan kadar hingga 1,57 g/t emas.
Berdasarkan 30 lubang bor yang telah dilakukan, Kolokoa mempunyai Target Eksplorasi sebesar 20 hingga 40 juta ton dengan kadar 0,3 hingga 0,5 g/t emas.
Berdasarkan hasil eksplorasi awal di prospek Kolokoa, perusahaan mengidentifikasi Exploration Target sebesar 20–40 juta ton dengan kadar 0,3–0,5 g/t emas. Jika dikonversi secara indikatif, kisaran ini setara dengan potensi sekitar 200 ribu hingga 600 ribu ons emas.
Namun demikian, angka tersebut masih bersifat awal dan merupakan hasil estimasi konseptual, sehingga akan terus diperbarui melalui kegiatan eksplorasi lanjutan dan belum dapat dikategorikan sebagai sumber daya mineral maupun cadangan.




















































