jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kebakaran pabrik selotip di kawasan Pergudangan Suri Mulia, Surabaya baru padam setelah lebih dari 15 jam.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya Laksita Rini mengatakan api pokok baru bisa dijinakkan pada Jumat dini hari pukul 04.10 WIB.
“Api pokok baru bisa dipadamkan pada Jumat dini hari pukul 04.10 WIB, dan proses pembasahan hingga kondisi benar-benar aman selesai pada pukul 10.24 WIB,” kata Rini, Jumat (17/4).
Dia menjelaskan lamanya proses pemadaman dipicu banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang. Api sempat cepat membesar dan sulit dikendalikan di area pergudangan.
Meski demikian, tidak ada kendala berarti selama proses pemadaman. Petugas bekerja secara bergantian untuk menjaga stamina di lapangan.
“Kondisi petugas tidak ada masalah, mereka bekerja secara shift, sedangkan unit berjajar statis dan sebagian support ambil air,” ujarnya.
Dalam penanganan kebakaran ini, DPKP mengerahkan 21 unit mobil pemadam dan lima unit rescue sejak awal kejadian. Selain itu, lima unit tambahan juga diterjunkan, terdiri atas empat tangki dari Dinas Lingkungan Hidup dan satu ekskavator dari Dinas Pekerjaan Umum.
Alat berat digunakan untuk membantu penanganan material dan mempercepat suplai air. Kebakaran ini berdampak pada area sekitar 2.200 meter persegi dari total luas bangunan 2.600 meter persegi.

















































