Dari Hasil Jualan Cilok Nenek Mislicha Wujudkan Mimpi Berhaji di Usia 85 Tahun

4 hours ago 16

Sabtu, 25 April 2026 – 09:44 WIB

Dari Hasil Jualan Cilok Nenek Mislicha Wujudkan Mimpi Berhaji di Usia 85 Tahun - JPNN.com Jatim

Penjual cilok di Pasuruan Mislicha Kasib (85) akhirnya berangkat Haji di tahun 2026 setelah menabung hasil dagangan. Foto: Humas PPIH

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Haru dan kebahagiaan menyelimuti keberangkatan jemaah calon haji Embarkasi Surabaya tahun ini. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Mislicha Kasib (85), jemaah tertua asal Kota Pasuruan yang tergabung dalam Kloter 10.

Perempuan yang sehari-hari berjualan cilok keliling di Kecamatan Bugul Kidul itu akhirnya mewujudkan impian berhaji setelah penantian panjang.

Mislicha tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) pada Kamis (23/4) dan dijadwalkan terbang ke Tanah Suci melalui Bandara Internasional Juanda pada Jumat (24/4) malam bersama rombongan kloter.

Di usia senjanya, dia tetap bersyukur bisa berangkat setelah bertahun-tahun menabung dari hasil berjualan.

“Alhamdulillah, saya bisa sampai di sini. Ini semua karena niat dan doa,” ungkap Mislicha dengan mata berkaca-kaca.

Dengan penghasilan harian sekitar Rp50 ribu hingga Rp60 ribu, ia rutin menyisihkan sebagian untuk tabungan haji. Selain itu, dia juga mengikuti arisan sebagai tambahan biaya hingga akhirnya mendaftar haji pada 2017.

Perjalanan hidupnya penuh perjuangan. Setelah ditinggal wafat suami, Mislicha membesarkan delapan anak seorang diri sambil tetap berjualan untuk bertahan hidup.

Meski demikian, dia mengaku tidak pernah menyerah untuk mewujudkan impian ke Tanah Suci.

Nenek 85 tahun penjual cilok asal Pasuruan akhirnya berangkat haji. Hasil tabungan receh bertahun-tahun mengantarkannya ke Tanah Suci.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |