Debat Kedua Caketum HIPMI, Pengamat Sebut Anthony Leong Paling Relate dengan Anak Muda

1 day ago 21

Debat Kedua Caketum HIPMI, Pengamat Sebut Anthony Leong Paling Relate dengan Anak Muda

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Penampilan Anthony Leong dalam debat kedua calon ketua umum (caketum) HIPMI mendapat sorotan positif dari pengamat. Foto: source for jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Penampilan Anthony Leong dalam debat kedua calon ketua umum (caketum) HIPMI mendapat sorotan positif dari pengamat.

Akademisi sekaligus mahasiswa Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM), William, menilai Anthony Leong tampil paling unggul karena mampu menghadirkan gagasan yang substantif, visioner, dan relevan dengan tantangan ekonomi Indonesia ke depan.

Menurut William, Anthony tidak sekadar menyampaikan program teknis, tetapi juga menawarkan fondasi pemikiran ekonomi yang kuat dengan pendekatan yang dekat dengan pengusaha muda dan generasi muda.

"Anthony Leong berhasil membawa diskusi ke level yang lebih strategis. Dengan latar belakang pendidikannya sebagai seorang doktor, dia mengangkat pemikiran begawan ekonomi Soemitro Djojohadikusumo tentang pentingnya pembangunan nasional berbasis industrialisasi dan penguatan kelas pengusaha nasional," ujar William dalam keterangannya, Rabu (28/5).

William mengatakan Anthony juga mengaitkan pemikiran tersebut dengan gagasan ekonom Joseph Stiglitz, mengenai ketimpangan ekonomi dan pentingnya pembangunan yang inklusif.

"Narasi mengenai Ekonomi Pancasila sangat relevan dengan arah pembangunan ekonomi Presiden Prabowo," lanjutnya.

William menilai Anthony Leong menjadi kandidat yang paling jelas dalam membaca tantangan Indonesia keluar dari jebakan middle income economy.

Menurut dia, Indonesia selama ini masih terlalu sering menjadi pasar bagi produk dan platform asing, sementara kapasitas produksi dan inovasi nasional belum berkembang optimal.

Penampilan Anthony Leong dalam debat kedua calon ketua umum (caketum) HIPMI mendapat sorotan positif dari pengamat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |