jateng.jpnn.com, SEMARANG - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan pentingnya konsolidasi internal dalam Musyawarah Daerah (Musda) sebagai langkah awal memanaskan mesin partai di Jawa Tengah (Jateng) menuju Pemilu 2029.
Menurutnya, Musda bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum strategis untuk melakukan refleksi sekaligus menyusun proyeksi kemenangan ke depan.
“Ini merupakan momentum besar untuk kita semua melakukan refleksi dan proyeksi ke depan, bagaimana kita bisa meraih kemenangan dengan cara yang jauh lebih baik dibandingkan masa lalu,” ujar Herman di Musda IV Demokrat Jateng di Hotel Tentrem Kota Semarang, Jumat (17/4).
Menurutnya, Musda harus dimaknai sebagai ajang konsolidasi yang sarat dengan nilai silaturahmi, guna memperkuat soliditas dan solidaritas antar kader. Dengan kekuatan itu, seluruh elemen partai diharapkan mampu bergerak bersama menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Ajang Musda adalah konsolidasi dan penuh silaturahmi. Ini bentuk soliditas dan solidaritas yang harus terus kita pupuk agar ke depan bisa bahu-membahu meraih kemenangan,” tegasnya.
Herman juga mengingatkan arahan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bahwa seluruh kader memiliki target dan tujuan yang sama, yakni kemenangan partai, bukan sekadar kepentingan jabatan.
“Tujuan kita hari ini bukan untuk mencapai posisi ketua DPD atau jabatan tinggi lainnya, tetapi bersama-sama mencapai kemenangan pada Pemilu 2029,” katanya.
Dia turut mengapresiasi ketangguhan kader Demokrat di Jawa Tengah dalam menghadapi berbagai dinamika politik. Menurutnya, pengalaman kejayaan masa lalu harus dijadikan motivasi untuk bangkit kembali.

















































