jateng.jpnn.com, PATI - Warga Kabupaten Pati yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyatakan dukungan penuh terhadap Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Mereka mendesak agar proses penegakan hukum dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tanpa tebang pilih.
Ketua Presidium AMPB Suharno mengatakan dukungan tersebut diberikan sebagai upaya memulihkan kepercayaan publik terhadap agenda pemberantasan korupsi, khususnya di Kabupaten Pati.
“Dukungan terhadap KPK diberikan agar kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi dapat benar-benar dipulihkan,” ujar Suharno di sela aksi damai di depan Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (20/1).
Menurut Suharno, OTT yang dilakukan KPK menjadi perhatian serius masyarakat karena terjadi di tengah kondisi warga Pati yang sedang menghadapi berbagai bencana.
Dia menyayangkan dugaan praktik korupsi justru melibatkan sejumlah pejabat pemerintah, mulai dari kepala daerah hingga aparat di tingkat desa dan kecamatan.
“Di saat masyarakat sedang mengalami musibah, justru muncul dugaan korupsi yang melukai rasa keadilan warga,” tegasnya.
Dalam pernyataan sikap yang dibacakan, AMPB memandang OTT terhadap Bupati Pati Sudewo, serta sejumlah kepala desa dan camat, sebagai bagian dari proses panjang pengawalan publik atas dugaan praktik korupsi di daerah tersebut.



















































