DLH Surabaya Tegaskan Parkir di Area Makam Gratis, Warga Diminta Tolak Pungli

2 hours ago 18

Senin, 23 Februari 2026 – 19:07 WIB

DLH Surabaya Tegaskan Parkir di Area Makam Gratis, Warga Diminta Tolak Pungli - JPNN.com Jatim

Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya (DLH) menegaskan bahwa parkir kendaraan di dalam area tempat pemakaman umum (TPU) tidak dipungut biaya. Foto: Diskominfo Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya (DLH) menegaskan bahwa parkir kendaraan di dalam area tempat pemakaman umum (TPU) tidak dipungut biaya. Penegasan ini disampaikan menyusul adanya informasi dugaan pungutan liar (pungli) di sejumlah lokasi makam

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto memastikan kebijakan tersebut sudah disosialisasikan kepada masyarakat.

“Kami tegaskan bahwa parkir di dalam area makam itu gratis. Informasi tersebut juga sudah kami sampaikan secara jelas melalui banner resmi yang terpasang di lokasi,” ujar Dedik, Senin (23/2).

Dia menjelaskan, pengecualian berlaku di beberapa lokasi yang pengelolaannya berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan Kota Surabaya (Dishub), yakni TPU Keputih, Krematorium Keputih, TPU Simo Kwagean, dan TPU Putat Gede. Di tempat tersebut, retribusi parkir ditarik oleh petugas resmi dan disertai karcis.

“Selain lokasi yang memang dikelola Dishub, tidak ada penarikan retribusi parkir di dalam area makam. Kalau ada oknum yang meminta sejumlah uang dengan dalih parkir, itu bukan petugas resmi,” tuturnya.

Dedik mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang kepada pihak yang tidak berwenang.

Apabila menemukan dugaan pungli, warga diminta mendokumentasikan dan melaporkannya melalui kanal pengaduan resmi Pemkot Surabaya, termasuk Command Center 112 atau akun resmi Dishub Surabaya.

Terkait kondisi di lapangan, ia mengakui keterbatasan lahan parkir di area makam kerap membuat kendaraan meluber ke luar area, terutama saat Ramadan ketika jumlah peziarah meningkat. Karena itu, koordinasi dengan Dishub akan diperkuat untuk memastikan pengawasan berjalan optimal.

Ramai pungli di sekitar makam, Pemkot Surabaya minta warga melaporkannya bila mengetahui.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |