Dorong Optimalisasi PAD, Rudy Mas'ud: Kita Tidak Bisa Terus Berharap pada Dana Pusat

1 day ago 23

Kamis, 12 Februari 2026 – 14:14 WIB

 Kita Tidak Bisa Terus Berharap pada Dana Pusat - JPNN.com Kaltim

Gubernur Kaltim yang juga Ketua APPSI Rudy Mas'ud saat berbicara dalam acara Focus Group Discussion Badan Pendapatan Daerah wilayah Indonesia Tengah dan Timur di Bali, Kamis (12/2). Foto: Dokumentasi Adpimprovkaltim

kaltim.jpnn.com, BALI - Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan pentingnya kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Badan Pendapatan Daerah wilayah Indonesia Tengah dan Timur di Bali, Kamis (12/2).

Dia mengingatkan daerah tidak lagi bisa bergantung pada dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Menurut Rudy Mas'ud, inovasi dan akselerasi pengelolaan PAD menjadi kunci menjaga kesinambungan pembangunan daerah.

“Kita tidak bisa terus berharap pada dana pusat. Optimalisasi PAD harus menjadi kekuatan utama pembangunan daerah,” tegas Rudy Mas'ud yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dilansir dari akun resmi Pemprov Kaltim, Kamis (12/2).

Dia memaprkan APBD Kaltim mengalami penurunan signifikan dari Rp 21,7 triliun pada 2025 menjadi Rp 15,15 triliun di tahun ini akibat pemangkasan TKD.

Kondisi ini menuntut daerah beradaptasi cepat agar program pembangunan tetap berjalan.

Pada 2025, target PAD Kaltim sebesar Rp 10,03 triliun dengan realisasi Rp 9,33 triliun atau sekitar 93 persen.

Gubernur Kaltim yang juga Ketua APPSI Rudy Mas'ud menekankan optimalisasi PAD menjadi kekuatan utama untuk menjaga kesinambungan pembangunan daerah

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Kaltim di Google News

Read Entire Article
| | | |