DPR Minta Impor 105 Ribu Pikap India Ditunda, Great Institute: Kebijakan yang Sehat

2 hours ago 18

 Kebijakan yang Sehat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Direktur Eksekutif Great Institute, Dr. Sudarto, M.Si. Foto dok. Great Institute

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, menyerukan penundaan sementara rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dari India untuk kebutuhan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 

Dasco menyatakan, kebijakan strategis itu sebaiknya tidak diputuskan sebelum Presiden Prabowo Subianto kembali ke tanah air dari lawatan ke luar negeri.

Menurutnya, Presiden Prabowo perlu memberikan arahan langsung dan melakukan pembahasan lebih mendalam terkait urgensi dan dampak rencana impor tersebut, termasuk menilai kesiapan industri otomotif dalam negeri. 

“Saya sudah menyampaikan pesan kepada pemerintah untuk rencana tersebut ditunda dahulu, mengingat Presiden masih di luar negeri. Tentunya Presiden pada saat pulang akan membahas detail-detail mengenai impor tersebut,” ujar Dasco dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/2).

Langkah Dasco itu mendapat respons positif dari Direktur Eksekutif Great Institute, Dr. Sudarto, M.Si.

Permintaan penundaan tersebut mencerminkan semangat kemandirian otomotif nasional. 

Diketahui, Presiden Prabowo akan segera membangun industri otomotif nasional tahun depan.

Jadi, kata Sudarto, langkah DPR yang diwakili Sufmi Dasco selaras dengan kebijakan Presiden Prabowo yang akan membangun industri otomotif nasional tahun depan. 

DPR meminta impor 105 ribu mobil India ditunda, Great Institute sebut itu langkah tepat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |