jpnn.com, JAKARTA SELATAN - CEO Sinergi ADV Nusantara, Prama Tirta Leksana mengapresiasi langkah pemerintah dalam menutup jalur impor pakaian bekas ilegal atau balpres ilegal.
Menurut Prama kebijakan tegas tersebut momentum penting bagi industri pakaian dalam negeri untuk kembali bangkit menguasai pasar.
"Memajukan UMKM clothing lokal sudah saatnya clothing lokal bangkit Pasca penutupan produk impor ilegal," ujar Prama Leksana di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (25/1).
Dia mengapresiasi kinerja aparat dan pejabat negara yang telah melakukan penindakan hukum secara masif di lapangan, salah satunya di Bali.
Selain penindakan hukum, Prama juga menyambut positif wacana pendirian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang fokus pada sektor tekstil.
"Dan yang terbaru, Pak Prabowo siap mendirikan BUMN tekstil, khusus tekstil, semoga itu bisa menunjang UMKM lagi, lebih maju lagi," tuturnya.
Selaku pengusaha di bidang tekstil, Prama menekankan keberhasilan sektor ini sangat krusial.
Hal tersebut berkaitan erat dengan penyediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.






















































