jpnn.com, JAKARTA - Erupsi Gunung Anak Krakatau membawa dampak langsung bagi perjalanan pulang tim Persita Tangerang.
Seusai melakoni laga tandang di Yogyakarta, skuad Pendekar Cisadane harus mengubah rencana perjalanan dan menempuh jalur darat menuju Tangerang.
Pembatalan ratusan penerbangan akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau membuat Persita tak bisa menggunakan jalur udara. Pasalnya, Bandara Soekarno-Hatta juga terkena dampaknya.
Situasi tersebut memaksa Carlos Pena dan anak asuhnya menjalani perjalanan panjang menggunakan kendaraan darat setelah bermain imbang 1-1 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/9/2026).
Meski harus menghadapi perjalanan melelahkan, Persita memastikan kondisi tim tetap terkendali.
Klub meminta para pemain segera memulihkan kebugaran sebelum kembali menjalani program latihan.
“Dampak dari erupsi yang terjadi di Gunung Anak Krakatau pada Hari Minggu (6/9), membuat Pendekar harus menempuh jalur darat untuk kembali ke Tangerang. Saatnya memulihkan kondisi fisik untuk bersiap di laga selanjutnya!” tulis Persita melalui akun Instagram resminya.
Setelah tiba di Tangerang, pemain diberikan waktu beristirahat. Para pemain akan kembali berlatih besok, Selasa (8/9/2026).





















































