jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Polrestabes Bandung mengungkap fakta baru dalam peristiwa kecelakaan tabrak lari yang dialami anggota Samapta atas nama Aiptu Asep Suhara di Jalan Merdeka, Kota Bandung pada Minggu (9/8/2026) dini hari.
Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP Hudi Arief mengatakan, saat kejadian kecelakaan, kendaraan sedan hitam yang dikemudikan A (20) bersama dua anggota TNI, melaju dengan kecepatan tinggi.
Hal itu terungkap berdasarkan hasil rekonstruksi yang dilakukan tim Satlantas Polrestabes Bandung di lokasi kejadian.
Rekonstruksi dilaksanakan di titik awal tersangka A berkumpul dengan teman-temannya di kafe Simpang Lima.
Total ada 38 reka adegan yang diperagakan tersangka dan dua oknum TNI.
"Tadi kami laksanakan rekonstruksi dan saat ini kami akan menyusun berita acara rekonstruksinya, di mana tadi kami laksanakan sebanyak 38 adegan," kata Hudi saat diwawancara di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Jumat (14/8/2026).
Hudi menjelaskan, rekonstruksi dilakukan guna mengungkap dan merinci dari awal hingga pasca kejadian.
"Mulai dari pertama, titik kumpul di Simpang Lima di kedai simpang, setelah itu titik-titik yang menjadi rute yang terlibat ini sampai dengan kembali, sampai dengan nanti titik akhir yang terakhir ini sampai di Bank INA," tutur dia.



















































