jpnn.com, MALANG - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) menghadirkan sejumlah alumninya untuk membekali para mahasiswa baru pada kegiatan orientasi studi dan pengenalan kampus.
Pada Kamis (13/8/2026), sekitar 1.300 mahasiswa baru FISIP UB memperoleh pembekalan dari para senior mereka yang telah berkiprah sebagai profesional.
Salah satu yang dihadirkan pada kegiatan itu ialah Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA)FISIP UB Miftahul Huda. Dalam kesempatan itu, Miftah -panggilan akrabnya- membagikan pengalaman dan pandangannya mengenai strategi mencermati peluang dunia kerja setelah mahasiswa lulus dari perguruan tinggi.
Menurut Miftah, mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak dini tidak hanya pada hal akademik, tetapi juga membangun kompetensi, pengalaman, karakter, dan jejaring profesional. Alasannya, dunia kerja tidak sekadar melihat ijazah.
“Kemampuan, pengalaman, karakter, dan networking juga menjadi modal penting. Oleh karena itu, persiapannya harus dimulai sejak mahasiswa,” ujar Miftah.

Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (IKA FISIP UB) Miftahul Huda.
Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu menambahkan konsistensi dalam belajar menjadi salah satu kunci untuk menyelesaikan studi tepat waktu.
Namun, imbuhnya, pengalaman berorganisasi juga memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, penyelesaian masalah, sekaligus memperluas networking profesional.






















































