Gempa 4,8 Magnitudo Guncang Pangandaran, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

3 hours ago 19

Rabu, 18 Februari 2026 – 06:00 WIB

 Tidak Berpotensi Tsunami - JPNN.com Jabar

Ilustrasi gempa bumi. Ilustrator: Sultan Amanda/JPNN.com

jabar.jpnn.com, PANGANDARAN - Gempa bumi tektonik berkekuatan 4,8 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dan sekitarnya pada Rabu (18/2/2026) pukul 01.00.53 WIB.

Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui keterangan resminya.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II (BBMKG Wilayah II) Tangerang, Dr. Hartanto, ST, MM, menjelaskan bahwa hasil analisis terbaru menunjukkan gempa memiliki magnitudo M 4,8.

Episenter gempa terletak pada koordinat 8,53 Lintang Selatan dan 108,13 Bujur Timur, tepatnya di laut pada jarak sekitar 100 kilometer barat Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dengan kedalaman 39 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng,” ujar Hartanto dalam keterangan resminya.

Berdasarkan estimasi peta guncangan (Shakemap) BMKG dan laporan masyarakat, gempa dirasakan di sejumlah daerah di Jawa Barat.

Di Pangandaran dan Tasikmalaya, guncangan tercatat pada Skala Intensitas III MMI, yakni getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk berlalu.

Sementara itu, di Garut, intensitas gempa berkisar antara II hingga III MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang, serta dalam beberapa laporan terasa cukup nyata di dalam rumah.

Gempa bumi tektonik berkekuatan 4,8 magnitudo mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran pada Rabu (18/2/2026) pukul 01.00.53 WIB

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |