jateng.jpnn.com, SEMARANG - Aksi pembacokan menggegerkan warga di Jalan Gaharu Raya, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (17/2) malam.
Tiga orang menjadi korban dalam insiden yang diduga dipicu perselisihan pribadi antara pelaku dan para korban. Saat kejadian, seorang pria tiba-tiba datang membawa sebilah parang dan mendatangi rumah korban.
Pria yang diketahui bekerja sebagai penjaga toko buah tak jauh dari lokasi kejadian itu kemudian masuk ke dalam rumah dan langsung menyerang orang-orang yang berada di dalamnya.
Ketiga korban pembacokan masing-masing bernama Fitri, Ibnu, serta Eko yang akrab disapa Bagong. Ketiganya diketahui tinggal di rumah tersebut.
Fitri mengalami luka di pergelangan tangan, sementara dua korban lainnya mengalami luka di bagian lengan dan pundak. Ketiganya dilarikan ke RS Banyumanik untuk mendapatkan perawatan medis.
Di lokasi kejadian, terlihat darah berceceran di teras hingga ruang tamu rumah korban. Sementara itu, pelaku telah diamankan aparat kepolisian dan dibawa ke Polsek Banyumanik guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Satu di antara saksi sekaligus pemilik rumah, Tri Wulandari (46), mengaku masih syok dengan peristiwa tersebut.
“Penjaga toko buah itu berjalan ke rumah saya membawa parang atau golok, lalu masuk dan langsung membacok hingga mengenai tiga orang,” ujarnya.














































