jabar.jpnn.com, SUKABUMI - Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik pada Selasa (24/2/2026) pukul 10.08.41 WIB.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo 3,2.
Episenter gempa terletak pada koordinat 6,75 Lintang Selatan dan 106,57 Bujur Timur, atau berada di darat sekitar 26 kilometer timur laut Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dengan kedalaman 6 kilometer.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Tangerang, Hartanto, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” ujarnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Kalapanunggal dan Kabandungan dengan Skala Intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang melintas.
Sementara itu, di wilayah Leuwiliang, gempa dirasakan dengan Skala Intensitas II–III MMI, yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
Hingga saat ini, belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

















































